Media Sosial Instagram sebagai Eksistensi Sosial pada Remaja

Main Article Content

Muhammad Rifdialdi Arief Hasibuan

Abstract

Dewasa ini teknologi berkembang sangat pesat dalam membantu kehidupan manusia. Hasil dari perkembangan teknologi yang sering kita jumpai ialah telepon genggam atau handphone. Benda ini setiap saat selalu ada di genggaman tangan penggunanya, dan dalam kehidupan sehari-hari user tidak pernah absen melewatkan fitur-fitur yang ada untuk melakukan komunikasi. Apalagi handphone sekarang disertai teknologi canggih dan aplikasi menarik. Tentunya membuat benda praktis ini bukan hanya sekadar untuk bertelepon atau saling berkirim pesan saja. Munculnya situs pertemanan yang kian digandrungi jutaan penduduk ternyata mampu memicu pergeseran nilai sosial dalam masyarakat, khususnya remaja. Remaja saat ini begitu dekat dengan media sosial, mereka berkomunikasi melalui media sosial. Permasalahan yang terjadi di media sosial instagram adalah eksistensi para remaja yang sering mengupload foto mereka. Kebanyakan mereka mengupload foto ingin menunjukan kemewahan dan perilaku kesombongan, hal ini dapat menggangu hubungan sosial para remaja. Eksistensi bisa kita kenal juga dengan satu kata yaitu keberadaan. dimana keberadaan yang di maksud adalah dengan adanya respon dari orang di sekeliling kita, dan ingin membuktikan bahwa keberadaannya diakui. Pada pembahasan akan diuraikan hasil penelitian mengenai fenomena media sosial instagram dalam eksistensi sosial pada remaja di Jakarta. Kenyataan yang terjadi di kalangan remaja Jakarta bahwa remaja memang sangat memerlukan eksistensi diri tetapi harus dilakukan secara baik dan bijaksana tidak secara berlebihan.

Article Details

Section
Articles

References

Abidin, Z. (2017). Analisis Eksistensial sebuah pendekatan alternatif untuk Psikologi dan Psikiateri. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Adiarsi, G. R., Stellarosa, Y., & Silaban, M. W. (2015). Literasi Media Internet di Kalangan Mahasiswa. Humaniora, 6(4), 470-482

Ariani, F., & Trigartanti, W. (2015). Impression Management Seorang Selebgram sebagai Eksistensi Diri melalui Media Sosial Instagram.

Asrori, M. (2014). Psikologi Remaja (Perkembangan Peserta Didik), Jakarta: Bumi Aksara.

Castells, M. (1996). The Rise of The Network Society (The Information Age: Economy, Society, and Culture). London: Willey-Blackwell

Griggs, A, (2009). Sejarah Sosial Media (Dari Gutenberg sampai Internet)

Mulyana, D & Solatun. (2008). Metode Penelitian Komunikasi, Jakarta.

Ningsih, W., Sihabuddin, S., & Praceka, P. A. (2015). Self Disclosure pada Media Sosial (Studi Deskriptif Ppada Media Sosial Anonim Legatalk). Doctoral Dissertation, Universita Sultan Ageng Tirtayasa.

Qashmal, Z., & Ahmadi, D. (2015). Hubungan Penggunaan Media Sosial Instagram terhadap Pembentukan Citra Diri. Doctoral dissertation, Fakultas Komunikasi UNISBA.