Internalisasi Makna Keagamaan melalui Interaksi Simbolik dalam Pengajian Kitab Kuning di Pondok Pesantren Al Idrus Banten
Main Article Content
Abstract
Pengajian kitab kuning merupakan inti tradisi intelektual pesantren yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana transmisi ilmu keislaman, tetapi juga sebagai media komunikasi simbolik dalam pembentukan identitas dan nilai keagamaan santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi makna keagamaan melalui interaksi simbolik dalam pengajian kitab kuning di Pondok Pesantren Al Idrus Lebak Banten. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivis dengan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap kiai serta lima orang santri sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajian kitab kuning merupakan arena interaksi simbolik yang membentuk struktur makna, identitas religius, dan praktik sosial santri. Proses internalisasi nilai keagamaan berlangsung melalui integrasi antara pembelajaran kitab kuning dan pengalaman kehidupan religius sehari-hari. Kiai berperan sebagai significant other yang menjadi sumber rujukan nilai melalui keteladanan, nasihat, dan penjelasan teks keagamaan. Interaksi sosial yang berlangsung secara berulang dalam tradisi pengajian membentuk identitas santri sebagai bagian dari komunitas keilmuan Islam yang menjunjung tinggi adab, disiplin, dan penghormatan terhadap otoritas keilmuan. Selain itu, praktik keagamaan seperti shalat berjamaah, pengajian rutin, dan perilaku santun menjadi manifestasi dari nilai-nilai religius yang telah terinternalisasi dalam kehidupan sosial santri. Berdasarkan perspektif interaksionisme simbolik George Herbert Mead, penelitian ini menegaskan bahwa simbol, komunikasi, dan pengalaman kolektif memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran diri dan makna keagamaan di lingkungan pesantren.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.